News

SPAK AJAK BIDAN SE KABUPATEN ENREKANG CEGAH MONEY POLITIK

Enrekang - Komunitas Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) Enrekang mengajak seluruh Bidan-bidan Dinas Kesehatan Enrekang,untuk mencegah praktik korupsi saat melayani pasien di Polindes masing- masing.

Ajakan itu sampaikan Kordinatro Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) Enrekang, Rahmawati Karim saat diundang oleh dinas terkait melakukan sosialisasi pencegahan anti korupsi,Rabu,(7/9) di Aula kantor Dinas Kesehatan setempat yang dihadiri langsung Kepala Dinas Kesahatan,dr Marwan Ganoko dan puluhan Bidan yang bertugas di Desa-desa.

Menurutnya,menyiapkan obat dengan biaya pribadi lalu dipasarkan dalam lingkungan fasilitas publik,misalnya Pustu dan Polindes itu termasuk perilaku korupsi,padahal,ditempat itu sudah ada obat yang siapkan dinas terkait.

“Memasarkan obat dengan biaya sendiri di tempat ibu-ibu bekerja itu termasuk perilaku korupsi,”kata Rahmawati Karim.

Lebih lanjut dalam pemaparannya Rahmawati Karim selaku Agen SPAK mengatakan bahwa "berbagi tentang layanan publik tanpa korupsi, bukan hanya itu, kegiatan ini juga memberikan pemahaman tentang pemilu yang berkualitas dengan cara mencegah politik uang".

agen SPAK juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Enrekang yang telah memberikan waktu untuk melakukan kegiatan pendidikan politik dalam hal pencegahan politik dengan menggunakan uang atau yang biasa disebut dengan Money Politik. "Terima kasih Pak Kadis Kesehatan, Bapak Marwan Ganoko yang luar biasa punya niat untuk perubahan". Ungkap Rahma.

"dengan mengajak berbagi tentang layanan publik tanpa korupsi itu merupakan hal yang luar biasa dan telah mengambil bagian dalam niatan pencegahan korupsi di Enrekang". Tambanya Lagi (pitstop_978)